Senin, 26 Oktober 2020

MASTER BUKU KOMPASIANER


                                                                  MASTER BUKU KOMPASIANER      

Tak terasa sudah memasuki pertemuan ke 7 di kelas belajar menulis Om Jay gelombang 16. Kelas menulis gratis ini benar-benar bermanfaat sekali. Narasumbernya juga mayoritas penulis dan penerbit buku, diantaranya  Bapak Haji Thamrin Dahlan, SKM, M.Si. Beliau telah menulis 2.756 konten di Kompasiana, menerbitkan 31 buku sekaligus publisher YPTH (Yayasan Publisher Thamrin Dahlan) yang akan membantu penulis menerbitkan buku secara gratis. Berikut videonya.

https://youtu.be/dD8-2XPGztg

Setiap pertemuan melalui WhatsApp Group yang dimulai pada  pukul 19.00 WIB, Om Jay membuka kelas dan mempersilakan moderator yang bertugas untuk memandu jalannya diskusi. Setiap perkuliahan dibagi dua sesi yaitu sesi materi dan sesi tanya jawab. Tibalah sang narasumber pada sesi materi yang akan berlangsung selama satu jam. Sesi ke 7 ini Bapak Haji Dahlan pematerinya diawali dengan  mengirimkan sebuah file word, dan peserta diminta menyimaknya terlebih dahulu. Berikut filenya. 

https://drive.google.com/file/d/11GQZSWS0aJGSTRAQcqwlrVhTKSjFXfP-/view?usp=sharing

Saat melihat materi yang diberikan oleh Pak Haji Thamrin Dahlan, terlihat 2 foto Om Jay, satu sedang berdiri memegang microfon dan satu sedang duduk foto memegang buku.  Ternyata Om Jay sahabat lama Pak Haji Thamrin yang bersua di kompasiana.com. Beliau menjadi narasumber ketika launching buku pertama tahun 2012 berjudul Bukan Orang Terkenal.

Kendala yang dialami seorang penulis adalah ketika akan menerbitkan Buku karena posisi sebagai penulis pemula (belum terkenal) sehingga Penerbit Besar (penerbit  mayor) belum berkenan menerima naskah buku. Kendala lain yang dialami penulis pemula adalah terbentur dengan masalah biaya. Seperti pengalaman Pak Haji  untuk menerbitkan buku sampai yang ke 20 diterbitkan oleh Leutikaprio.com dengan membayar Rp. 1.250.000 untuk 25 buku. Berdasarkan pengalamannya akhirnya memutuskan membuat produksi buku sendiri dengan nama Yayasan Publisher Thamrin Dahlan(YPTD).

YPTD terbentuk tanggal 29 Juli 2019 berdasarkan Akta Notaris dan SK Kemenkumham. YPTD sebagai Penerbit mendapat kewenangan dari Perpustakaan nasional untuk mengusulkan ISBN buku yang akan diterbitkan. Berdasarkan kewenangan itu kini bisa menerbitkan buku secara indie (pribadi) buku lebih mudah dan cepat diterbitkan. sampai buku ke 30.

Setelah itu YPTD membantu teman teman penulis yang telah memiliki naskah buku untuk diterbitkan.  Sejak launching Terbitkan buku gratis ber ISBN 19 Agustus 2020 sudah 36 buku diterbitkan YPTD

PROGRAM MENULIS YPTD

Program A : Penulis telah mempunyai naskah buku segera  kirim ke email thamrindahlan@gmail.com

Program B : YPTD menerbitkan Buku dari Para Penulis posting di website terbitkanbukugratis.id setelah terkumpul naskah 150 – 200 halaman.

Program C : Penulis posting di website YPTD terbitkanbukugratis.id sampai 40-50 artikel kemudian buku diterbitkan YPTD.

Sebenarnya tidak ada seleksi hanya diminta Penulis menyesuaikan standard baku  YPTD terkait naskah buku. YPTD menerima Nahkah Buku Penulis via email thamrindahlan@gmail.com lengkap dengan Judul, Daftar Isi, Cover depan belakang Buku dan Kata Pengantar.

Ketentuan Standard baku Buku terbitan YPTD 

a.Ukuran A5

b.Font 12

c.Margin 1.5/1/1/1

d.Huruf Times News Roman

e.Spasi 1.5

f.Ketebalan 150 – 200 Halaman

Jawaban dari Narasumber Berdasarkan Pertanyaan Peserta:

Ø Resep menulis satu hari minimal satu artikel adalah niat berbagi.  Inspirasi tak pernah terputus ketika kepekaan naluri menulis sudah melekat pada diri.  Semua yang menghampiri dan terjadi disekitar kita adalah materi tulisan\

Ø YPTD  memiliki prinsip semua bahwa tulisan adalah bagus selama bukan plagiat dan hoaks.  Tidak berani kita menilai tulisan yang akan diterbitkan.  Kualitas itu sangat bertingkat dan beragam. Semua berproses.  Dalam kondisi sudah ada naskah maka YPTD siap membantu menerbitkan buku. Kita semua masih dalam proses belajar. Tujuan utama adalah bagaimana meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Literasi Indonesia

Ø YPTD untuk satu judul buku mencetak 5 ekp/.  2 buku untuk Perpustakaan Nasional, 1 buku (master) beserta soft copy untuk Penulis, 1 Buku untuk YPTD dan 1 buku untuk Penyandang Dana. Dana awal YPTD berasal dari Wakaf Keluarga. Admin  YPTD terdiri dari keluarga dan sukarelawan tanpa dibayar atas keikhlasan berbahakti untuk Literasi Indonesia

Ø Pak Haji Thamrin saat mulai menulis tahun 2010 ketika pensiun.  Bertemu dengan Om Jay di kompasiana.com.  Banyak kendala dalam menulis ketika niat tidak kuat untuk berbagi. Motto saya menulis 3 Pena yaitu Penasehat, Penakawan dan Penasaran. Menulis untuk berbagi kebaikan.  Metode yang saya gunakan ketika menulis ialah " sekali duduk jadi"   artinya jangan pernah meninggalkan artikel yang sedang digarap. Selesaikan kemudian posting.  Posting ke sosial media dan seketika tulisan  memiliki Roh.  Roh itu membuktikan tulisan hidup ketika dibaca apalagi dikomentari.  Bisa jadi itulah kiat menulis selama 10 tahun ini sehingga sudah posting 2.800 artikel. Kembali ke niat berbagi maka inspirasi tak pernah terputus.  Apalagi muara menulis itu adalah BUKU.  Sejatinya Buku adalah Mahkota seorang Penulis

Ø Pengurusan ISBN sangat mudah tanpa biaya by online.  Hanya diperlukan waktu kurang dari 1 hari permohonan ISBN disetuji atau ditolak . Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan terdaftar di Perpustakaan Nasional sebagai Penerbit yang memperoleh wewenang mendapatkan Lisensi Barcode ISBN.

Ø Menulis itu mudah.  OMJAY jago nya menulis. Yakinlah semua orang bisa menulis.  Artinya ketika bisa berbicara atau bertutur maka otomatis bisa menulis.  Menulis adalah proses sederhana memindahlkan apa apa yang kita katakan ke laptop atau pc bahkan hp.  Bahan ajar adalah materi untuk tulisan yang bia di kemas menjadi tulisan ilmiah populer. Pak Guru Dimyat, S.Ag, M.Pd berhasil mengubah Tesis  menjadi sebuah Buku.  Buku tersebut sudah di terbitkan YPTD.  Perlu keinginan kuat untuk menerbitkan buku

Ø Menerbitkan buku mudah, kirim nahkah ke YPTD sesuai ketentuan maka Buku Perdana Pak Abidin ber lisensi barcode ISBN segera terbit, Hanya memerlukan waktu 10 hari terhitung naskah diterima.  Semua tanpa biaya. Ditunggu naskah Pak Guru. Tidak ada istilah penulis pemula (karena tidak ada pengakhir) yang ada istilah penggiat literasi.

Ø Untuk Naskah fiksi atau cerpen tidak diseleksi.  Ada aturan baku Penerbit Buku Indonesia yang ditulis di halaman judul : Hak Cipta ada di penulis. Penerbit tidak bertanggung jawab atas Isi Tulisan. Silahkan Bu Husnul kirim naskah fiksi.  YPTD telah menerbitkan beberapa Buku Antologi Puisi

Kesimpulan:

1. YPTD Turut berperan Serta Mengorganisir Gerakan Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Literasi Indonesia focus menerbitkan buku.  Buku adalah Mahkota seorang Penulis. Secerdas dan sepintar apapun seseorang apabila belum menulis apalagi menerbitkan buku maka ilmunya akan hilang sia sia.

2. Kmitment Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan membantu para penulis dari berbagai profesi untuk memiliki Buku ber Lisensi ISBN Tanpa Biaya perlu dukungan semua pihak.  

3. Bersama kita bisa membantu Pemerintah Republik Indonesia dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui profesi masing masing.  Membaca kemudian menulis  adalah kegiatan mulia, 

4. Menerbitkan buku muara dari menulis.  Kehadiran penulis abadi sepanjang masa ketika Bukunya menjadi asset Negara tersimpan di Perpustakaan Nasional. 

5. Silaturahmi menambah teman dan menambah wawasan serta memberikan kebahagiaan untuk kemaslahatan bersama

Pengabdian Ikhlas Tak Perlu Tanda Jasa Bersebab Tidak Ada Jasa Yang Paling Tinggi Dan Layak Untuk Sorang Guru Ketika  Anak Didik Menjadi Presiden.

Thamrin Dahlan

Ketua Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan

Hp. 0815 9932 527

Website YPTD :  terbitkanbukugratis.id

Email thamrindahlan@gmail.com

Alhamdulillah semoga materi malam ini membuat saya lebih semangat lagi dalam belajar menulis.

 

Salam Semangat ( Sitti Hasnidar )

 

 

 

 

4 komentar: