Minggu, 19 Juni 2022

Bali di Aceh

 Aceh Besar, 18 Juni 2022

Eky’s Momong Resort and Café

Siang itu udara sangat panas, setelah menyelesaikan tugas rutin, aku dan beberapa rekan guru melepaskan lelah di tepi pantai nan indah yang ada di daerah Aceh, tepatnya  di 'Eky's Momong Resort and Cafe' Lampuuk Aceh Besar. Di sana kami melepaskan lelah sejenak bersama sambil menikmati makan siang dan memandang laut lepas yang sangat  bersih dan indah pemandangannya.


Sambil menyantap hidangan Nasi Goreng Selimut yang merupakan salah satu jenis makanan yang tertera pada daftar menu cafe, kami bercengkrama sambil menyusun beberapa strategi yang akan kami kerjakan di awal tahun ajaran ke depannya. Ada beberapa program yang akan di jalankan di SMAN 13 Banda Aceh sesuai dengan "Kurikulum Merdeka", yaitu proses pembelajaran yang mengarah pada pembentukan  'Profil Pelajar Pancasila'.

Pantai Momong, begitulah orang-orang menyebut tempat wisata ini. Lokasinya terbilang tersembunyi, di balik bukit dan dikelilingi tebing-tebing tinggi yang ada di kawasan Gampong Meunasah Balee, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

Sejak dibuka pada pertengahan tahun 2018 lalu, tempat yang terbilang unik ini mulai dikunjungi oleh para wisatawan. Bahkan, kini di lokasi tersebut telah berdiri sebuah resor dan kafe bernama, Eky’s Momong Resort and Café.

Tempat ini begitu nyaman dan sangat tepat untuk santai, termasuk menghilangkan kejenuhan dari aktivitas dunia kerja maupun kesibukan lainnya. 

Pantai Momong terbilang putih, sama halnya dengan pantai-pantai lain seperti Lampuuk, Pulau Kapuk, dan juga Lhoknga yang tidak jauh dari destinasi wisata tersebut. Selain itu, air lautnya juga terbilang indah, hijau dan agak kebiru-biruan.

Jika dilihat melalui peta, Pantai Momong bisa dikatakan langsung berhadapan dengan laut lepas atau Samudera Hindia. Tentunya ombak-ombaknya juga terbilang besar, namun jangan takut, beberapa meter dari bibir pantai, batu karang setia untuk memecah ombak yang datang. Sehingga masih terbilang aman untuk para pengunjung bersantai.

Sungguh indah pemandangan di pantai Lampuuk, yang nuansanya terasa di Pulau Bali, jadi tidak perlu jauh-jauh untuk menikmati pemandangan di sana, karena di Aceh lebih indah. 


Ombaknya saling menggulung, seolah berlomba meraih pasir putih yang ada di bibir pantai. Gugusan karang tampak tegak berdiri dan berjajar seolah menjadi penghalang. Desiran angin yang bertiup dari laut menggoyangkan pohon-pohon yang menutupi pantai tersebut.

Pantai-pantai Di Aceh bersih, airnya jernih dengan ombak yang sangat bagus, cocok untuk berselancar di sana, sehingga banyak para wisatawan Manca Negara yang berkunjung dan berselancar di pantai Lampuuk ini. selesai berselancar jangan lupa menyantap mie Aceh.

Jika ke Aceh jangan lupa makan Mie Aceh, karena jika belum menikmati Mie Aceh berarti belum ke Aceh, sebab mie Aceh yang terkenal dengan rempahnya membuat pembeli teringat-ingat untuk ingin mencicipinya lagi. 

Provinsi Aceh  banyak terdapat buah kelapa, terutama di daerah pesisir, sehingga jika kita duduk di tepi pantai pastilah cocok jika makan Mie Aceh dengan pasangannya air kepala muda. 


Tidak terasa waktu sudah sore, kami bergegas meninggalkan tempat itu untuk kembali ke rumah masing-masing. Keluarga sudah menanti di rumah, suatu saat kita masih ada waktu untuk melakukan hal yang sama di tempat yang berbeda agar keakraban dapat terus terjalin, semangat memajukan SMAN 13 Banda Aceh terus berkobar-kobar. "Bersama Pasti Bisa".


Salam Persahabatan

 

Sitti Hasnidar



 


7 komentar:

  1. Takabur alam di Ahad ceria dengan mengunjungi pantai akan menambah semangat bekerja sekaligus mensyukuri nikmat sehat dan sempat.

    BalasHapus
  2. Tadabur alam di Ahad ceria dengan mengunjungi pantai akan menambah semangat bekerja sekaligus mensyukuri nikmat sehat dan sempat.

    BalasHapus
  3. Suasana pantai yang bernuasa Bali sangatlah indah tak jemu mata memandang.😊

    BalasHapus
  4. Masih perlu banyak belajar p Edi. Trm ksh sudah mengunjunginya

    BalasHapus